Ligue 1 Prancis

  • Whatsapp
Ligue 1 Prancis

Ligue 1 merupakan kasta tertinggi dalam kompetisi sepakbola di negara Prancis.

Sejarah Ligue 1

Profesionalisme dalam sepak bola Prancis baru resmi diterapkan pada tahun 1932 setelah Dewan Nasional Federasi Sepak Bola Prancis memberikan suara 128-20 mendukung.

Para pendiri profesionalisme dalam sepakbola Prancis adalah Georges Bayrou, Emmanuel Gambardella, dan Gabriel Hanot.

Supaya liga sepak bola profesional di negara ini berhasil, Federasi membatasi ligue 1 menjadi dua puluh klub.

Setiap klub harus memeuhi tiga syarat penting, yaitu:

  • Klub yang ikut berpartisipasi harus memiliki hasil positif di masa lalu.
  • Klub yang ikut bergabung harus dapat memiliki cukup pendapatan untuk menyeimbangkan keuangannya.
  • Tim yang masuk harus mampu merekrut setidaknya delapan pemain profesional dengan sukses.

Akan tetapi banyak klub tidak setuju dengan kriteria dan syarat tersebut, terutama tim Strasbourg, RC Roubaix, Amiens SC, dan Stade Français.

Sementara beberapa klub lain seperti Rennes takut mengalami kebangkrutan, dan Olympique Lillois, karena konflik kepentingan, enggan menjadi profesional.

Presiden Olympique Lillois, Henri Jooris, yang juga ketua Ligue du Nord, khawatir liganya akan gulung tikar dan mengusulkannya menjadi divisi kedua dari liga baru.

Meskipun banyak mendapatkan penentangan dari beberapa pihak. Akhirnya, banyak klub yang kemudian mendaftar untuk mendapatkan status profesional.

Musim perdana liga dari semua liga profesional, yang disebut National Ligue, diadakan pada tahun 1932–1933. Semusim berselang Liga National berganti nama menjadi Divison 1.

Kompetisi ini awalnya terdiri dari dua puluh tim, yang dibagi menjadi dua kelompok, dengan tiga tim terbawah dari masing-masing kelompok diturunkan ke Divisi 2.

Pemenang kedua grup akan saling berhadapan dalam pertandingan final. laga final pertama terjadi pada 14 Mei 1933 antara Olympique Lillois vs Cannes.

Laga tersebut dimenangkan oleh Lillois dan mereka memenangkan gelar untuk pertama kalinya.

Setelah itu, liga memutuskan untuk tidak mempromosikan klub apa pun dari divisi kedua.

Jumlah total klub peserta Liga utama Prancis tiga kali mengalami perubahan. yaitu pada:

  • 1934-1939 : 16 Klub
  • 1939-1966 : 18 klub
  • 1967- Sekarang : 20 klub

Era Ligue 1

Penggunamaan nama Ligue 1 sebagai nama kompetisi ini dimulai sejak musim 2002.

Klub pertama yang berhasil menjuarai Liga Prancis era Ligue 1 adalah Olympique Lyonnais.

Format Ligue 1

20 klub yang bermain di Ligue 1 prancis akan memainkan 38 pertandingan selama satu musim dengan format Home & Away.

Tim yang menang akan mendapatkan 3 poin, Klub yang mendapatkan hasil imbang menerima 1 poin sementara Tim yang kalah tidak akan mendapat poin (0).

Selain itu, Jumlah selisih gol memasukan dan keboblan juga akan menentukan bagi klub di peringkat di klasmen.

Dua tim yang menempati peringkat 1 dan 2 klasmen di akhir musim akan lolos otomatis ke Liga Champions. Sementara klub peringkat 3 akan mengikuti babak kualifikasi terlebih dulu.

Sedangkan klub yang menghuni posisi 4 akan otomatis ikut berpartisipasi ke Liga Europa.

Klub Peserta Liga Prancis

Sebanyak 73 klub telah bermain di Ligue 1 mulai dari pendiriannya pada musim 1932–33 hingga awal musim 2011-12.

Saat ini, Marseille, Montpellier, Nice, dan Rennes adalah satu-satunya anggota pendiri liga yang bermain di Ligue 1.

Sementara Paris Saint-Germain adalah satu-satunya klub yang belum pernah terdegradasi sejak pertama kali Mereka mendapatkan promosi ke division 1 pada musim 1974-75.

PSG juga menjadi salah satu klub prancis yang paling terkenal dalam ajang internasional bersama Olympique Lyonnais, Olympique Marseille, AS Monaco, AS Saint-Etienne, Lille OSC dan Girondins de Bordeaux.

Sponsorship

Conforama merupakan sponsor resmi Ligue 1. oleh karena itu Liga Prancis saat ini juga dikenal dengan nama Ligue 1 Conforama.

Selain itu ada juga Sponsor lain yang merupakan Brand besar seperti Adidas, Nike, Puma, dan Lotto.

Related posts